Minggu, 23 Februari 2020

PEMBAHASAN HADIS



"Hadits  Ahad "Artinya:  Hadits-hadits yang tidak sampai pada derajat mutawatir.
"Hadits Dhoif "Artinya:  hadits yang tidak memenuhi syarat-syarat hadits shahih atau hasan.
"Hadits  Marfu "Artinya: Sesuatu yang disandarkan pada diri Rasulullah berupa perkataan, perbuatan, persetujuan atau sifat; akhlak dan bentuk fisiknya.
"Hadits  Maudhu "Artinya: Dalam sanadnya terdapat orang-orang pendusta.
"Hadits  Mauquf "Artinya : Ucapan yang disandarkan kepada salah seorang sahabat dan belum sampai pada derajat marfu.
"Hadits  Mu'allaq "Artinya: Hadits yang sanad pertamanya atau seluruhnya terhapus.
 "Hadits  Mutawatir "Artinya: Hadits yang diriwayatkan oleh banyak orang,yang menurut kebiasaan tidak mungkin mereka bersepakat untuk berbohong,dari sanad pertama hingga sanad terakhir.Sebagai contoh adalah hadits Nabi; [Barang siapa berbohong atas namaku, maka hendaklah ia mempersiapkan tempat duduknya dari api neraka.] Hadits ini diriwayatkan oleh 60 orang sahabat, diantaranya 10 orang yang dijanjikan masuk surga, dan dari mereka hadits ini diriwayatkan oleh banyak orang.
"Hadits  Nabi "Artinya: Apa-apa yang disandarkan kepada Nabi berupa perkataan,perbuatan,persetujuan atau sifat yang bisa menetapkan hukum yang bersifat wajib (zakat ), sunnah (siwak), haram (arak, judi, emas bagi laki-laki ), makruh (makan bawang sebelum shalat ) dan mubah (makan dan minum ).
"Hadits Qudsi "Artinya: Apa yang diriwayatkan oleh Rasulullah dari ALLAH,atau hadits yang maknanya dari ALLAHdan lafaznya dari Rasulullah.
"Ijma" Artinya: Salah satu sumber hukum Islam setelah Al-Qur'an dan sunnah yang bermakna kesepakatan (consesus) seluruh ulama mujtahid pada suatu masalah tertentu yang terjadi di suatu zaman setelah wafatnya Rasulullah berdasarkan firman Allah dalam surah An Nisa: 115.
"Kurafat"     Artinya: Cerita atau kisah yang tidak di dukung oleh dalil yang benar, bahkan cenderung dibuat-buat, yang dengan mempercayainya maka hal tersebut dapat mengotori Aqidah orang beriman.
"Lauh Mahfuzh "Artinya: Kitab ketetapan,dimana Allah telah menulisakan dan menetapkan di dalamnya segala hal yang telah dan akan terjadi.
"Manhaj "Artinya: Jalan, metode, cara atau sekumpulan dasar-dasar atau prinsip-prinsip yang dihimpun untuk mengatur dan mengendalikan pendapat dan jalan hidup, serta untuk menetapkan hukum dan mengambil sikap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MAULID NABI MUHAMMAD (SIT AR-RIDHA)