Selasa, 03 April 2018

IPHI SANTUNI ANAK YATIM DESA KE DESA SE KECAMATAN TG. PURA


Pantai Kwala Serapuh Tahun 2014
Pantai Kwala Serapuh Tahun 2014
Jum'at, 30 Maret 2018 Kunjunagn santunan di tiga tempat (Desa Kwala Serapuh, Kwala Langkat dan Lubuk Jaya)

IPHI Santuni Anak yatim sebanyak 18 Desa + 1 Kelurahan se Kec. Tanjung Pura diantaranya: 
=Kwala Langkat,=Kwala Serapuh,=Bubun,=Tapak Kuda,=Pematang Cengal,=Pematang Cengal Barat,=Pantai Cermin,=Suka Maju,=Karya Maju,=Lalang,=Pekubuan,=Pulau Banyak,=Pematang Serai,=Baja Kuning,=Teluk Bakung,=Paya Perupuk,=Pematang Tengah,=Serapuh Asli,=Pekan Tanjung Pura. Secara bergilir setiap bulannya menerima santunan anak yatim, kegiatan ini merupaka program Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia IPHI Kec. Tanjung Pura yang sudah berjalan hampir 4 tahun, atas kerja sama yang baik IPHI beserta masyarakat kegiatan ini berjalan dengan sukses sesuai amanah para donasi yang dihimpun setiap bulannya oleh Ustadz. Sudarto selaku koordinator anak yatim. Selain santunan anak yatim IPHI juga melaksanakan bimbingan ibadah haji dan umrah yang dilaksanakan di Jl. Khairil Anwar depan RS Tg.Pura, di rumah Ustadz. H. Muamar Al Qadri selaku koordinator KBIH IPHI Tg. Pura. 

Kegiatan safari jum'at dan santunan anak yatim yang di lakukan setiap bulannya merupakan suatu wadah untuk memperkokoh Ukhwah Islamiyah agar terjalin kasih sayang antar sesama, Ketua IPHI Ustadz H. M. Ridwan menyampaikan pentingnya persatuan dan kesatuan agar umat Islam tidak terpecah selain itu juga memperkenalkan istilah "Moh Limo" moh main (tidak berjudi), moh ngombe (tidak minum-minuman keras), moh maling (tidak mencuri), moh madat (tidak menggunakan narkotik), moh madon (tidak berzina).
Pantai Kwala Serapuh Tahun 2018

IPHI juga menerima keluh kesah yang di sampaikan masyarakat baik adanya paham yang tidak sesuai ajaran Islam, jalan dan kawasan wisata yang kurang terperhatikan, Ustadz H. Zainudin Ilyas selaku wakil ketua IPHI dan juga wartawan Nasional menerima aspirasi warga yang disampaikan setiap kunjungan kedesa-desa diantaranya meninjau pantai yang pernah dikunjungi sebelumnya di Desa Kwala Serapuh kala itu pantainya luas, kini mulai abrasi, sampah berserakan dan pepohonan yang mati sehingga perlu sentuhan dan perhatian pemerintah dan warga agar bisa di kondisikan untuk dikelola sehingga bisa menambah penghasilan warga sekitar.

MAULID NABI MUHAMMAD (SIT AR-RIDHA)